Sabun Cap “Jose Mourinho”


Tak banyak orang yang menyangka, jika nama “Jose Mourinho” ternyata telah terdaftar sebagai merek dagang (trademark) untuk empat kategori produk, yang royaltinya justru dikelola oleh Chelsea. Klub yang pertama kali mendaratkan Mourinho di Liga Primer Inggris (English Premier League), pada Juni 2004 silam.

Berdasar catatan Properti Intelektual Uni Eropa, trademark Mourinho tersebut terdaftar atas nama Chelsea sejak 31 Maret 2005, dan baru akan berakhir pada 31 Maret 2025. Rentang 20 tahun kesepakatan komersial inilah yang konon memperumit proses penunjukan Mourinho sebagai manajer Manchester United (MU). Karena Setan Merah, sebagai klub baru “The Special One”, punya proyeksi komersial untuk Sang Manajer, dengan melibatkan setidaknya 70 brand yang telah menjadi mitra globalnya.

Layaknya film Hollywood, persoalan branding ini akhirnya berakhir hepi bagi semua. Karena ternyata, Mourinho sudah lebih dulu meminta kepemilikan trademark-nya, sebagai salah satu bentuk kompensasi dari Chelsea, saat memecat dirinya Desember 2015 lalu. Sehingga, kini aset branding tersebut lebih leluasa ia kelola melalui agensinya. Dan bagi MU, happy ending ini akan melengkapi daftar brand yang telah lebih dulu bekerja sama. Antara lain Aon (asuransi), Chevrolet (otomotif), Adidas (apparel), dan kini brand “Jose Mourinho”.

Mourinho MU Situs

Produk “Jose Mourinho”

Ada lima klasifikasi produk, baik berupa barang maupun jasa, yang didaftarkan Chelsea ke Properti Intelektual Uni Eropa untuk trademark “Jose Mourinho”. Pertama, kategori kosmetik dan perawatan diri. Produk kategori ini bisa meliputi sabun, body lotion, bedak, parfum, bahkan jasa spa lengkap dengan aroma terapinya.

Kedua, produk peralatan elektronik dan digital. Mulai dari magnet, baterai, smartphone, tablet, laptop, permainan digital, printer, dan beragam varian produk relevan lainnya. Klasifikasi ketiga, berupa golongan perhiasan berbahan dasar logam. Seperti koin, pin, gantungan kunci, cincin, gelang, kalung, liontin, hingga jam tangan.

Selanjutnya, kelas produk keempat, produk berbahan dasar kulit, baik kulit asli maupun imitasi. Di antaranya dompet, tempat kartu nama, sandal, sepatu, tas, hingga koper. Dan kategori terakhir yaitu produk pakaian luar ruang. Mulai dari syal, kaos, kemeja, rompi, sweater, jaket, cardigan, baju renang, sampai pakaian dalam.

Aset Brand MU

Aset brand yang pernah didaftarkan oleh Chelsea tersebut, kini bakal dikelola oleh MU. Tentu dengan sebuah kesepakatan komersial antara MU dan Mourinho. Kesepakatan yang bakal membuka peluang untuk menambahkan klasifikasi produk yang bisa dikelola keduanya. Apalagi mereka sama-sama bermitra dengan Adidas, salah satu raksasa brand perlengkapan olahraga. Maka peluang tersebut bakal makin terbuka.

Dulu saat didaftarkan Chelsea ke Properti Intelektual Uni Eropa tahun 2005, mungkin Mourinho belum menyadari bahwa namanya bakal menjadi salah satu brand berpengaruh di dunia. Tapi kini, seiring waktu, reputasi personalnya telah mengubah semuanya. Selang sebelas tahun, beragam prestasi dan kontroversi telah menjadikan brand “Jose Mourinho” makin bernilai.

Posisi manajer MU bakal menjadi bukti satu lagi. Apakah Mourinho akan menjadi aset brand yang positif bagi MU, atau sebaliknya. Karena filosofi bola itu bundar, juga berlaku bagi brand yang ikut bermain di lapangan hijau yang sama.

Brand Itu Bundar

Kisah brand Jose Mourinho tidak hanya relevan untuk konteks sepakbola. Tapi juga dalam konteks branding lainnya. Baik personal branding, maupun corporate branding. Brand value Mourinho dibangun puluhan tahun. Bukan dalam sekejap mata. Pagi diluncurkan, lalu tengah malam berharap sudah terkenal dan bernilai jual menawan. Karena itu, tidak ada brand yang instan.

Reputasi brand tidak selalu lahir dari proses yang terus menanjak. Ada saat Mourinho jumawa mengangkat piala tinggi-tinggi. Ada pula waktunya dia tertunduk kalah dan dipecat. Itulah bukti ungkapan Jeff Bezoz, pendiri Amazon.com, “Brand bagi sebuah perusahaan, seperti reputasi bagi seseorang. Untuk membangun reputasi, kadang perlu mengerjakan hal-hal yang sulit secara baik.”

Jadi, sudah siap mandi dengan sabun cap “Jose Mourinho”, Mancunian?

——-

Edy SR

Brandpreneur di EDYSR.COM

Facebook/Instagram/Linkedin/Twitter: #brandpreneur